Tuesday, December 8, 2015
contoh modul
MODUL I
1. Ilmu pengetahuan sosial (ips) bukan merupakan suatu bidang keilmuan atau disiplin bidang akademis,melainkan merupakan suatu bidang pengkajian tentang gejala dan masalah sosial. Dalam kerangka kerja pengkajiannya ilmu pengetahuan sosial menggunakan bidang-bidang keilmuan yang termasuk bidang-bidang ilmu sosial.
2. Kerangka kerja ilmu pengetahuan sosial tidak menenkankan pada bidang teoritis, tetapi lebih kepada bidang-bidang praktis dalam mempelajari gejala dan masalah-masalah sosial yang terdap[at dalam lingkungan masyrakat, studi sosial tidak terlalu akademis teoritis, namun merupakan satu pengetahuan praktis yang dapat di ajarkan pada tingkat persekolahan yaitu, mulai dari tingkat sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi, demikian pula pendakatanyang digunakan ilmupengetahuan sosial.Pendekatan ilmu pengetahuan sosial bersifat inter disiplioner ataubersifat multi disipliner dengan menggunakan berbagai bidang keilmuan, sedangkan pendekatan yang dalam ilmu sosial ( social sciences ) bersifat disipliner darin bidang ilmunya masing-masing.Demikian pulng pada tingkat dan taraf yang lebih rendah pendektan studia sosial lebih bersifatmulti dimensional, yaitu meninjau satu gejala atau sosial masalah sosial dari berbagai dimensi atau aspek kehidupan.
3. Bidang studi IPS. Pada hakikatnya merupakan perpaduan pengetahuan sesial. Untuk tingkat sekolah dasar intrinya lanjutan tinggi intunya merupakan perpaduan antara geografi, sejarah, ekonomi koperasi, sedangkan untuk sekolah lanjutan tingkat atas intinya adalah perpaduan antara giografi,sejarah, ekonomi koperasi dan antarpologi.di tingkat perguruan tinggi,bidng studi IPS ini, merupakan perpaduan dari berbagai bidang keilmuan ilmu sosial, studi sosial memiliki peradaban yang prinsipil dengan ilmu-ilmu sosial.
MODUL II
1. Yaitu ilmu-ilmu sosisal yang disederhanakan untuk tujuan pendidikan nasional, sedengkan isi social study adalah aspek-aspek ilmu sejarah,ilmu ekonomi, sosiologi antarpologi,psikologi,ilmu geografi di filsafat yang di pilih untu tujuan pembelajaran disekolah dan prguruan tinggi.
2. Terjadinya tarik menarik antara antara dua visi social study karena di satu pihak adanya gerakan untuk mengitegrasikan berbagai disiplin ilmu sosial untuk tujuan sitizensip idication yang terus bergulir sampai mencapai tahap yang lebih canggih, sedangkan di lain pihak terus bergulir gerakan pemisahan berbagai ilmu social yang cenderung memperlemah konsepsi-konsepsi sosial
3. Tiga tradisi visi-dan misi dan strategi sosial study menurut Bar Dkk adalah:
a. Social study taught as citizenhup transmission
b. Sosial study taught as sacral science
c. Sosial study taught as refleetive ingkiry
4. Empat hal yang tersirat dan tersurat dalam definisi menurut Barr adalah :
a. Sosial study merupakan suatu sistem pengetahuan terpadu
b. Misi utama social study sebagai pendidikan kewarga negaraan dalam suatu masyrakat yang demokratis
c. Sumber utama/konten social study adalah social science dan humaritis
d. Dalam upaya penyiapan warga negara demokratis terbuka kemungkinan perbedaan dalam orientasi, misi tujuan dan metode pembelajaran.
MODUL III
1. Alsan secara epistemologis adalah sebagai beriut
a. Indonesia belum ada lembaga profesional bidang pendidikan IPS setia dan sekuat NCSS pengaruhnya. HISPISI yang dianggap lembaga akademiknya masih sangat terbatas
b. Perbangan kerikulum dan pembelajaran IPS sebagai Otologi ilmu pendidikan (disiplin) IPS sangat tergantung kepada pemikir individual atau kelomopk pakar yang ditugasi secara individual.
2. Pertama kalinya muncul istilah IPS yaitu pada saat seminar Nasional tentang civic di tawangmangu 1972
3. Kerikulum PPSP dianggap sebagai pilar dalam perkembangan pemikiran tentang pendidikan IPS, kedalam kerikulum sekolah
4. A. Tujuan mata pelajaran ekonomi adalah memberikan pengetahuan konsep-konsep dan teori sederhana dan menerapkanya dalam pemecahan masalah-masalah ekonomi
B. Tujuan program IPS mata pelajaran ekonomi adalah membrikan bekal kepada siswa mengnal beberapa konsep dan teori ekonomi sederhana untuk menjelaskan fakta, peristiwa dan masalah ekonomi yang dihadapi
5. PDIPS terbentuk sebagai sistem pengetahuan yang merupakan perpaduan dari konsep dan metode berfikir ilmu-ilmu sosial wawasan dan strategi ilmu pendidikan dan masalah-masalah sosial dalam konteks ilm-ilnu lainya yang bersifat axtra cepsive dan sistem pengetahuan yang bersifat intra cetive.
MODUL IV
1. Istilah IPS dan keberdaanya dan kerikulum persekolahan di Indonesia tidak lepas dari perkembanagan dan keberadaan sosial study di Amerika serikat oleh kerenanya gerakan dan paham sosial study di Amerika serikat banyak mempengaruhi pemikiran mengenai sosial (IPS) di Indonesi
2. Ilmu pengetahuan sosisal (IPS) yang kita kenal di indonesia bukan ilmu sosial melainkan karena proses pembelajaran ilmu pengetahuan sosial(IPS) pada berbagai tingkat pendidikan tinggi jg pada tingkat persekolahan mulai dari tingkat sekolah dasar dan sekolahl lanjutanpertama maupun tingkat atas, tidak menekankan pada aspek teoritiskeilmuanya melainkan lebih menekankankan pada segi praktis memepelajari pemberdayaanIPS dengan studi sosial? Adalah tidak ada bedanya, artinya apa yang di sebut studi sosial (social science ) yang berkembang di amerika serikat atau beberapa perguruan tinggi di indonesia dan terdapat jumlah perbedaan antara ilmu pengetahuan sosisal (ips) berbagai bidang study dengan berbagai di siplin ilmu-ilmu sosial antara lain
pertama, IPS itu terkenalah suatu disiplin ilmu seperti halnya ilmu sosial
kedua, pendekatan yang dilakukan dalam IPS menggunakan multy disiplin atau inter disiplin
ketiga, IPS sengaja dirancang untuk kepentingan pendidikan oleh karena itu, keberadaan letak ips lebih,berfokus pada dunia persekolahan,tidak seperti ilmu sosial keberadaanya bisa didunia persokolahan,seperti perguruan tinggi atau di pelajari di masyarakat umum sekali pun
keempat, ips menggunakan ilmu –ilmu sosial sebagaian besar perkembangan materi pembelajarn dilengkapi dengan mempertimbangkan aspek psikologis-psikologis
3. Ilmu pengetahuan sosial mencakup secara umum perkembangan sosial study sebagai satu bidang kajian yang melukiskan bagemana social study pada dunia persekolahan telah menjadi dasar dan suatu sistem pengetahuan yang terpadu. Sedangkan konsep-konsep materi pembelajaran ips meliputi kosep sosial study secara umum perkembanagan secara evolusioner di Amerika Serikat secara umum berkembang sejak tahun 1800 an yang kemudianmengkristal menjadi dominan
4. Konsep dasar ips yang dikembangkan berdasarkan konsep-konsep dalam ilmu-ilmu sosial sangat dibutuhkan sebagai bahan pembelajaran pada tingkt persekolahan mulai dari tingkat SD,SMP dan SMA, maupun bahan untuk data perguruan tinggi
5. Menurut pemahaman saya mengenai prose pembelajaran IPS di tingkat persekolahan sebagai tingkat pendidikan tinggi, juga pada tingkat persekolahan dan mempertimbanagkan masalah sosial yaitu dengan pertimbanagn bobot dan pertimbangan peserta didik pada tiap jenjng yang berbeda.
Labels:
modul
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment